Kamis, 11 Juli 2013

Brigjen TNI Johny L Tobing Dimutasi Bersama Danrem 131 Santiago



Jakarta – Jejakkasus.info-Selain nama Brigjen TNI Johny L Tobing, Danrem 131 Santiago, tercatat juga 34 PATI TNI yang ikut dimutasi. Ini selengkapnya.
Angkatan Darat 24 orang: 

Mayjen TNI Mohamad Nasir dari Danpussenif Kodiklat TNI AD menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun); Brigjen TNI I Made Agra Sudiantara dari Staf Khusus Kasad menjadi Danpussenif Kodiklat TNI AD; Brigjen  TNI Ir. Lestari Wiyono, ST., M.M., M.Sc. dari TA. Pengkaji Madya Bid. Tannas Lemhannas RI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun); Brigjen TNI Imam Edy Mulyono, M.Sc. dari Staf Khusus Kasad menjadi TA.Pengkaji Madya Bid. Tannas Lemhannas RI; Brigjen TNI Mochammad Anwar dari Waaskomlek Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun); Brigjen TNI Ir. Abdul Rahim dari Pa Sahli Tk.II Bid.Intekmil Panglima TNI menjadi Waaskomlek Panglima TNI; Brigjen TNI Ayardi dari Staf Khusus Kasad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun); Brigjen TNI Joko Suharsoyo dari Sahli Bid. Sosbud Setjen Wantannas menjadi Pati Mabes TNI AD (alih status di lingk. Setjen Wantannas);

Brigjen TNI Pratimun, S.Sos. dari Kasdam IX/Udy menjadi Wadan Seskoad; Brigjen TNI Danu Nawawi, S.Sos. dari Wadan Seskoad menjadi Kasdam IX/Udy; Brigjen TNI Johny L.Tobing dari Danrem 131/Stg Kodam VII/Wrb menjadi Dirdok Kodiklat TNI AD; Brigjen TNI Musa Bangun dari Dirdok Kodiklat TNI AD menjadi Danrem 131/Stg Kodam VII/Wrb; Brigjen TNI Suhastir Susmex dari Kasdam IM menjadi Staf Khusus Kasad; Brigjen TNI Purwadi Mukson, S.I.P. dari Danpussenkav Kodiklat TNI AD menjadi Kasdam IM; Brigjen TNI Deni K. Irawan dari Danrem 033/Wp Kodam I/BB menjadi Staf Khusus Kasad; Brigjen TNI Pandji Suko Hari Yudho dari Danrem 171/Pvt Kodam XVII/Cen menjadi Staf Khusus Kasad; Brigjen TNI Djoko Subandrio dari Irben Itjenad menjadi Danrem 171/Pvt Kodam XVII/Cen; Brigjen TNI Adi Wijaya, M.Sc. dari Danrem 072/Pmk Kodam IV/Dip menjadi Irben Itjenad; Brigjen TNI dr. Soegiarto S, Sp.Kj. dari Ketua Komite Medik RSPAD Gatot Soebroto menjadi Staf Khusus Kasad;


Kolonel Ckm dr. Terawan Agus Putranto, Sp. Rad. dari Ka Instalasi Radio Nuklir RSPAD Gatot Soebroto menjadi Ketua Komite Medik RSPAD Gatot Soebroto; Kolonel Inf Mohamad Sabrar Fadhilah dari Danrem 143/Ho Kodam VII/Wrb menjadi  Danrem 072/Pmk Kodam IV/Dip; Kolonel Inf B. Zuirman dari Ir Kostrad menjadi Danrem 033/Wp Kodam I/BB; Kolonel Czi Soepeno dari Wadan Pusdibangspes Kodiklat TNI menjadi Pa Sahli Tk. II Bid. Intekmil Panglima TNI; dan Kolonel Kav Mulyanto Wadan Pussenkav Kodiklat TNI AD menjadi Danpussenkav Kodiklat TNI AD

TNI Angkatan Laut 6 orang:

Laksda TNI Christina M. Rantetana, S.K.M., M.P.H .dari Sahli Bid. Ideologi dan Konstitusi Kemenko Polhukam menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun); Laksda TNI Ir. Yopie Frans dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun); Brigjen TNI (Mar) Heri Setiadi dari Danlantamal XI/Mer Koarmatim menjadi Staf Khusus Kasal; Brigjen TNI (Mar) Buyung Lalana dari Danpasmar II Kormar menjadi Danlantamal XI/Mer Koarmatim; Brigjen TNI (Mar) Denny Kurniadi, S.Mn. dari Wadan Paspampres menjadi Danpasmar II Kormar; dan Kolonel Mar Guntur Irianto Ciptolelono dari Paban IV/Dukops Sopsal menjadi Wadan Paspampres.
 


TNI Angkatan Udara 4 orang:

Marsma TNI Drs. Deddy M.P.H., M.Psi. dari Pati Sahli Kasau Bid. Sumdanas menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun); Marsma TNI Krismaranto, S.H., M.H. dari Kadiskumau menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun); Kolonel Tek Lambok Lumban Tobing dari Irdalog Itbinsumda Itjenau menjadi Pati Sahli Kasau Bid. Sumdanas; dan Kolonel Sus Megawaty, S.H. dari Pamen Sahli Bidkum Sahli Kasau Bid. Polhukam menjadi Kadiskumau. (Erdan+Afrianto Jejak Kasus)

Lapas Tanjung Terbakar, 22 Tahanan Teroris Kabur



Jakarta  - Jejakkasus.info-Sebanyak 22 narapidana kasus teroris kabur dari tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanjung Gusta, Medan, Kamis malam.

"Diperkirakan sekitar 200 orang melarikan diri, termasuk kemungkinan tahanan teroris 22 orang. Saat ini petugas polisi sedang melakukan pengejaran," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Mabes Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Jakarta, Kamis malam.

Data dari kepolisian terkait tahanan napi teroris yang kabur dari lapas kelas I Tanjung Gusta, Medan yakni :
1. Pamriyanto alias Suryo Putra.
2. Zumirin alias Sobirin
3. Anton Sujarwo alias Supriyadi.
4. Marwan alias Nanong
5. Abdul Ghani Siregar
6. Pautan alias Robi
7. Fadli sadama
8. M. Chair
9. Agus Sunyoto
10. Jajah Miharja Fadila
11. Beben khairul rizal.
12. Nibras
13. Suriyadi
14. Hasbuddin
15. Munir alias Abu Rimba
16. Gema Awal Ramadhan.
17. Ismarwan
18. Muktar alias TGK Muktar
19.Andri Marlan.
20. Chairul Fuadi.
21. Muksin Kamal.
22. Khairul Gazali.

"Di antara mereka adalah pelaku aksi penyerangan dan perampokan CIMB Niaga, dan Polsek Hamparan Perak. Sedangkan Marwan adalah Toni Togar, pelaku bom Pekanbaru di lapas Siantar kongsi sama Fadli Sadama pelaku kasus narkoba, teroris dan perampokan. Bank CIMB Niaga," kata Boy.

Terjadinya tahanan kabur dan kebakaran lapas kelas I Tanjung Gusta karena keributan di Lapas Tanjung Gusta terjadi karena air dan listrik mati mulai jam 05.00 WIB subuh, dan jam 17.30 WIB, katanya.

"Para napi berontak dan menjebol pintu utama serta membakar ruangan kantor, Jumlah tahanan di Lapas Tanjung Gusta saat ini 2.599 orang. Diperkirakan sekitar 200 orang melarikan diri," ((Erdan Faizal Melaporkan)

NAPI MELARIKAN DIRI PAKAI SANDAL JEPIT’



MEDAN – JEJAKKASUS.INFO-Saat ditangkap, Dedi Handoko mengaku sempat lari, namun berhasil ditangkap oleh polisi berpakaian preman di Pondok Seng, Kecamatan Hamparan Perak Deliserdang. Mereka kemudian diboyong ke Mapolsek Helvetia, Medan, Kamis (11/7/2013).

Memang para personel Sat Intel disebar oleh pihak kepolisian untuk menangkap para tahanan yang kabur.
Dedi sempat mencuri sendal jepit milik warga di jalur pelarian yang dilintasinya. Terlihat ia memakai sendal bermotif bunga-bunga. Pihak polisi yang menanyakan dari mana ia peroleh sendal itu, "saya minta tadi dari warga bang," katanya.

Namun pihak polisi tidak begitu saja percaya kepadanya. "Kau mencuri kan?" tanya polisi itu lagi. Dodi pun hanya menjawab sengan cengiran seakan membenarkan pertanyaan polisi itu.(ERDAN)

Napi Kabur Ke Tangkap Dan Di Kandang Macankan Kembali



MEDAN – JEJAKKASUS.INFO-Sebanyak empat tahanan kabur dari Lapas Tanjung Gusta ditangkap, langsung diboyong di Mapolsek Helvetia, Medan, Kamis (11/7).

Dedi Handoko (30) dan Sabar Tarigan (38) merupakan dua tahanan yang kabur dari Lapas  mereka berdua ditangkap di Pondok Seng, Kecamatan Hamparan Perak.

Sementara itu Azhar Bin Muhammad Saleh (28) dan Burhanuddin (32) ditangkap di tempat yang berbeda. Mereka berdua ditangkap di Desa Kelambir Lima juga masih berada di Kecamatan Hamparan Perak, Deliserdang.


Menurut penuturan tahanan yang lari tersebut kalau Lapas sudah mengalami kerusuhan sejak pukul 17.00 WIB, "pukul 6 sore kami keluar dari pintu keluar di bagian depan, karena sudah tidak dijaga lagi," kata Dedi Handoko.

Dedi mengungkapkan kalau tahanan di Lapas Tanjung Gusta sudah melakukan pemberontakan sejak pagi hari, tepatnya pada pukul 05.00 WIB. Pasalnya mereka tidak mendapatkan air bersih dan aliran listrik.

"Saya lihat ada tahanan teroris di dalam tahanan yang membongkar paksa sel mereka, mau gimana lagi dari pagi kami sudah tidak dapat air," ujar Dedi.

Dedi Handoko mengaku tersangkut kasus perampokan toko emas dihukum 10 tahun penjara, sudah menjalani hukuman 9 tahun 11 bulan. "satu bulan lagi saya jalani hukuman saya," katanya.

Sedangkan Sabar Tarigan tersangkut kasus narkoba, ia divonis menjalani masa hukuman 14 tahun penjara. Katanya 3 bulan lagi ia bebas menjalani masa hukumannya.(ERDAN).

Situasi di LP Tanjung Gusta Mencekam



MEDAN –JEJAKKASUS.INFO- Ratusan narapidana di Lembaga Permasyarakatan Tanjung Gusta Medan mengamuk dan membakar sejumlah bangunan serta fasilitas yang ada di dalamnya. Akibatnya, ratusan napi diperkirakan berhasil kabur, Kamis, (11/7/2013).

Berdasarkan pantauan Wartawan situasi di LP Tanjung Gusta mencekam. Sejumlah personil kepolisian terus melakukan tembakan ke arah narapida yang mencoba kabur, sedangkan polisi lainnya mencoba memadamkan api dan mengendalikan situasi.

"Jangan kabur kalian, lokasi sudah di kepung," kata salah satu polisi berpakaian sipil sambil melakukan tembakan.

Setelah peristiwa ini, ratusan polisi dari Satuan Sabhara dan lainnya dikerahkan untuk mengendalikan situasi. Informasi yang dihimpun, Medan ditetapkan menjadi siaga 1 namun, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang.

Dari ratusan narapidana yang kabur, dua diantaranya merupakan narapidana kasus terorisme yang dititipkan di LP tersebut. Di duga, penyebab kerusuhan yaitu matinya aliran listrik dan air sehingga memicu kemarahan ratusan napi yang berada di dalam.

Seperti diberitakan sebelumnya, 10 diantara ratusan napi yang mencoba kabur berhasil diamankan oleh polisi gabungan polda Sumut dan jajarannya.(ViVie)